Selasa, 08 September 2009

PANTAI KURA-KURA









Pantai kura-kura yaitu sebuah pantai yang terletak di kabupaten bengkayang, yang berbatasan langsung dengan kota singkawang ..... pantaai ini terdapat di daerah tanjung gundul.... mengapa disebut tanjung gundul? Karena dulunya tanjunng ini dipenuhi dengan pepohonan ... akan tetapi yang tersisa saat ini hanyalah sebuah tanjung tanpa pepohonan yang menghiasinya, kalau adapun itu hanyalah rerumputan dan semak-semak saja...
Patai kura-kura juga dekat dengan tempat pelatihan militer SECATA B... waktu tempuh yang diperlukan untuk mencapai lokasi wisata ini -+ 45 menit perjalanan dari kota singkawang.... mungkin tak banyak orang yang mengetahui lokasi wisata ini, hal ini terjadi karena sedikit informasi tentang lokasi wisata ini dan juga akses menuju lokasi wisata ini yang belum diakomodir dengan baik... dimana banyak terdapat jalan yang berlubag dan digenangi air.... serta kurangnya fasilitas di lokasi wisata ini.... fasilitas yang tersedia yang tersedia di lokasi wisata ini hanya sebatas fasilitas standar untuk sebuah lokasi wisata.. seperti saung untuk bersantai, warung makan, toilet, dan beberapa vila yang merupakan milik dari sebuah PT(perseroan terbatas)... di tempat ini juga terdapat sebuah tempat pembudidayaan udang yang dikelola oleh pihak yang kompeten dibidangnya....
Pemandangan lokasi wisata ini cukup indah .... dimana pantai ini masih cukup asri..., ditambah dengan adanya pepohonan pinus yang ditanam oleh pengelola di sepanjang tepian pantai semakin menambah keindahan pantai ini...
Dan sebuah bukit yang ada di pantai ini, dari bukit ini kita dapat melihat pemandangan yang lebih indah dimana pantai akan terlihat sangat berbeda di dekat bebatuannya... jika cuaca sedang bagus, kita bisa melihat sebuah pulau yang terdapat di seberang pantai... dan pada sore harinya kita dapat melihat sunset pula....



Minggu, 23 Agustus 2009

Siklus air dan banjir






1.siklus pendekAir laut mengalami evaporasi ke atmosfer kerena panas dari sinar matahari. Pada ketinggian tertentu, awan yang terbentuk terkumpul makin banyak sampai jadi jenuh. Udara yang telah jenuh uap air tersebut akhirnya mendingin dan mengembun(kondensasi) sehingga butir-butir air jatuh sebagai hujan ke laut lagi.
2.siklus sedang
Air laut mengalami evaporasi ke atmosfer karena panas sinar matahari. Angin membawa uap air laut ke arah dataran. Pada ketinggian tertentu awan yang berasal dari air laut, sungai, danau dan lainnya terkumpul makin banyak di udara. Pada saat tertentu uap air tersebut menjadi jenuh, mendingin, dan terkondensasi, kemudian menjadi hujan. Air hujan yang jatuh di daratan selanjutnya mengalir ke parit, selokan, sungai, danau, dan ke laut lagi.
3.siklus panjang
Panas sinar matahari menyebabkan penguapan atau evaporasi air laut. Angin membawa uap air laut ke arah daratan bersama dengan uap air yang berasal dari sumur, kolam, mata air, sungai, danau dan lainnya.... termasuk hasil respirasi tumbuh-tumbuhan. Awan yang berupa uap air tersebut terkumpul makin banyak di udara dan pada saat tertentu menjadi jenuh, mendingin, dan terkondensasi kemudian menjadi hujan. Air hujan yang jatuh, senagian meresap ke dalam tanah (infiltrasi), sebagian terserap tumbuh-tumbuhan dan sebagian lagi mengalir di permukaan menuju laut. Air yang meresap ke dalam tanah disebut air tanah mengalir di dalam tanah (perkolasi) sebagian kelur sebagai mata air dan sebagian lagi mengisi sungai, danau, kemudian menuju ke laut. Siklus panjang juga dapat terjadi karena awan yang berupa kumpulan uap air mengalami sublimasi, yaitu proses perubahan wujud dari gas menjadi padat, sehingga menghasilkan kristal-kristal es dan jatuh sebagai salju. Salju yang terkumpul membentuk gletser kemudian mencair mengalir ke laut kembali. Pembetukan gletser hanya terjadi pada daerah tertentu di indonesia. Misalnya, di puncak pegunungan jaya wijaya, papua. Siklus panjang berlangsunng palinng lama dan prosesnya palin lengkap.

Terganggunya salah satu siklus air bisa menyebabkan banjir, yang kemudian banjir itu sendiri akan mempengaruhi ekosistem yang ada, seperti tanah longsor, erosi, merebaknya berbagai macam penyakit... di negara kita sendiri banjir seperti merupakan event tahunan, dimana pada tiap tahun selalu terjadi banjir dan polanya pun sama... masyarakat mengungsi... dan setelah reda mereka pun kembali ke pemukiman semula...
Bahkan banjir juga merupakan masalah yang pelik, di saat sebagian orang menderita karena menjadi korban banjir... disaat itu pula ada sebagian orang justru bermain air... ironi memang melihat masalah yang ada.... bahkan ada pula yang memanfaatkannya sebagai lahan untuk mencari uang, dengan meyewakan perahu dan juga ban dalam bekas...

JAGALAH BUMI KITA YANG SEKARANG, KARENA TAK KAN ADA BUMI YANG KE-2....
SALAM PETUALANG

Perayaan Hut ri ke-64 dan pemecahan rekor







Enggak terasa negara kita, bangsa indonesia sudah mencapai usianya ke-64... dengan pelbagai masalah yang semakin pelik pula, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya, petahanan hingga keamanan... tapi kita sebagai warga negara republik indonesia harus bangga... karena bangsa kita adalaah bangsa yang kuat... gimana tidak.. kemarin saja tepatnya 17 juli 2009 bangsa kita diserang oleh pihak yang tak bertanggung jawab yakni teroris.. yang menghancurkan sebagian bangunan hotel java marriot dan ritz carlton... tapi bangsa kita yang kuat dan tangguh akhirnya bisa menangkap para buronan teroris tersebut, meskipun sang gembong teroris noordin m top belum tertangkap... kita harus tetap bangga kepada densus 88 yang telah berhasil membongkar sebagian jaringan teroris tersebut... yang mana penggerebekan tersebut terjadi kurang lebih 17 jam... yang mana akhirnya teroris tersebut mati tertembus timah panas...

Di hut RI yang ke 64 ini bangsa kita juga sudah mencapai beberapa prestasi, seperti yang kemarin ada aksi pengibaran bendera sang merah putih di kawasan malalayang dan bunaken, di bawah laut... yang melibatkan peserta penyelam terbanyak dengan jumlah 2236 orang, tidak hanya penyelam dari dalam tetapi ada juga penyelam dari luar... hal ini sangatlah membanggakan bagi bangsa kita ini, kenapa tidak, karena ditengah serangan terorisme yang sedang heboh-hebohnya... bangsa kita bisa mengadakan upacara bendera di dasar laut yang melibatkan banyak sekali penyelam... dari yang amatiran hingga profesional... yang mana pelaksanaan upacara bendera di dasar laut tersebut memecahkan 2 rekor sekaligus... pertama peyelam terbanyak... kedua upacara dasar laut dengan jumlah peserta terbanyak...
Dan masuk MURI(MUSIUM REKOR INDONESIA) DAN GUINNES BOOK OF RECORD...

64 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk sebuah negara, apalagi untuk negara seperti bangsa indonesia yang dulu pernah dijajah oleh bangsa portugis, belanda, jepang, inggris... dan kini telah mencapai kemerdekaannya yang ke-64 tahun....

Masyarakat tumpah ruah ke jalanan kota hanya untuk menyaksikan pawai perayaan hut RI yang ke-64 yang hanya diadakan 1 kali dalam setahun, mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga orang tua... semua bersatu dalam kegembiraan perayaan.... tampak dari raut wajah mereka yang penuh dengan suka cita.... acara sendiri dimulai pada pukul 13.00 wib... tapi ada dari mereka yang berkumpul di sepanjang jalan sejak pukul 11.00wib... salah satu penonton mengatakan “kalau datangnya telat nanti enggak bisa ngeliat, karena jalanan pasti udah penuh...’ benar saja, meski acara belum dimulai... beberapa ruas jalan yang merupakan jalur pawai sudah padat dengan hiruk pikuk penonton...
Acara ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa berkah bagi sebagian orang... benyak pedagang dadakan yang menjajakan minuman, cemilan.... kepada para penonton...

JAYA BANGSAKU, JAYA NEGARAKU
Salam petualang