Tampilkan postingan dengan label television industry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label television industry. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2009

Televisi berlangganan adalah istilah yang digunakan pada jasa penyiaran televisi yang dilakukan khusus untuk pemirsa yang bersedia membayar (berlangganan) secara berkala. Jasa ini biasanya disediakan dengan menggunakan kabel digital ataupun analog dan satelit. Namun akhir-akhir ini metode-metode digital mendunia lainnya mulai meningkat penggunaannya.

Dibeberapa negara seperti di Perancis dan Amerika sinyal-sinyal analog terkode juga mulai diperkenalkan sebagai salah satu cara berlangganan.

Di Indonesia televisi berlangganan yang pertama kali hadir adalah Indovision, yang berdiri pada 8 Agustus 1988 [1]. Indovison juga dikenal sebagai televisi berlangganan yang pertama kali menggunakan satelit penyiaran langsung (Direct Broadcast Satellite (DBS)).


Lembaga penyiaran berlangganan di Indonesia

Di Indonesia, industri tv berlangganan beroperasi dengan menggunakan media penyaluran yang beragam, mulai dari satelit, kabel, dan terrestrial. Namun, hanya media penyiaran melalui satelit dan kabel saja yang memiliki pangsa pasar yang besar. Berikut beberapa Lembaga Media penyiaran yang ada di Indonesia beserta media penyalurannya :

  • PT.MNC Sky Vision (Indovision), satelit
  • PT.Triutama Kominakom (Visicom), satelit
  • PT.Indosat Mega Media (IM2/Indosat M2),Kabel
  • PT.First Media Tbk (Kabel Vision dan Digital 1),Kabel
  • PT.Direct Vision (Astro),Satelit
  • PT.Global Mega Wisata Mandiri internasional (Global Vision), satelit
  • PT.Globalcom Internasional (Globalcom),Satelit
  • PT.Mentari Multimedia (M2V),Terrestrial
  • PT.Indonusa Telemedia (Telkom Vision), Kabel dan satelit


Kamis, 12 Februari 2009

indonesian's televisions industry

Indonesia’s television industry is one of the most dynamic and fastest growing industries. After 25 years, TVRI formerly the only station to serve all of Indonesians, began to share the atmosphere in 1989 with the country’s first private television company, RCTI. Now there are many private stations in full operation and available in nearly every corner of the archipelago.

The regulations measures taken by the Indonesians government as of 1989 have helped accelerate the development of televiasions as there are now many private national televisions broadcast systems: RCTI, SCTV, TPI, TV ONE, INDOSIAR, TRANS TV, TRANS 7, etc.

The prospects of Indonesian televisions were recently discussed in seminar that focused on television companies, advertising, and programming.